Selasa, 30 Desember 2014
AMDAL
Amdal adalah “analisa mengenai dampak lingkungan” kajian mengenai dampak kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi prosespengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. Amdal juga bisah dikatakakan proses pengkajian terpadu Yang mempertimbangkan aspek ekologi,sosial-ekonomi, dan sosial-budaya sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencanausaha atau kegiatan
Apa itu RKL :
RKL adalah bagian dari dokumen amdal yang membuat upaya-upaya untuk mencegah, mengendalikan dan menanggulangi dampak penting lingkungan hidup yang bersifat negatif serta memaksimalkan dampak positif dirumuskan berdasarkan hasil arahan dasar-dasar pengelolaan dampak yang dihasilkan dari kajian AMDAL
Manfaat Amdal :
1. bagi masyarakat
a) Menghindari perusakan lingkungan hidup seperti timbulnya pencemaran air, pencemaran udara, kebisingan, dan lain sebagainya. Sehingga tidak mengganggu kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat.
b) Menghindari pertentangan yang mungkin timbul, khususnya dengan masyarakat dan proyek -proyek lain.
c) Mencegah agar potensi sumber daya yang dikelola tidak rusak.
d) Mencegah rusaknya sumber daya alam lain yang berada diluar lokasi proyek, baik yang diolah proyek lain, masyarakat, ataupun yang belum diolah
2. Bagi pemilik modal
a) Menentukan prioritas peminjaman sesuai dengn misinya.
b) Melakukan pengaturan modal dan promosi dari berbagai sumber modal.
c) Menghindari duplikasi dari proyek lain yang tidak perlu.
d) Untuk dapat menjamin bahwa modal yang dipinjamkan dapat dibayar kembali oleh proyek sesuai pada waktunya, sehingga modal tidak hilang.
3. bagi Pemilik Proyek
a) Melihat masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi dimasa yang akan datang.
b) Melindungi proyek yang melanggar undang –undang atau peraturan yang berlaku.
c) Mempersiapkan cara-cara pemecahan masalah yang akan dihadapi dimasa yang akan datang.
d) Melindungi proyek dari tuduhan pelanggaran atau suatu damoak negatif yang sebenarnya tidak dilakukan.
4. Bagi masyarakat
a) Mengetahui rencana pembangunan didaerahnya.
b) Turut serta dalam pembangunan di daerah sejak awal.
c) Mengetahui kewajibannya dalam hubungan dengan proyek tersebut.
d) Memahami hal ihwan mengenai proyek secara jelas akan ikut menghindarkan timbulnya kesalahpahaman.
5. Bagi penelitian dan ilmuan
a) Kegunaan didalam penelitian.
b) Kegunaan didalam analisis kemajuan dan ilmu pengetahuan.
c) Kegunaan didalam meningkatkan keterampilan didalam penelitian dan meningkatkan pengetahuan.
kriterial Wajib Amdal
Kriteria ini hanya diperlukan bagi proyek-proyek yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan yang pada umumnya terdapat pada rencana-rencana kegiatan berskala besar, kompleks serta berlokasi di daerah yang memiliki lingkungan sensitif.Jenis-jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL dapat dilihat pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: 17 tahun 2001 tentang Jenis Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi dengan AMDAL.
Apa Itu RKL :
RKL adalah dokumen yang membuat program-program pemantauan untuk melihat perubahan lingkungan yang disebabkan oleh dampak-dampak yang berasal dari rencana kegiatan. Hasil pemantauan ini digunakan untuk mengevaluasi efektifitas upaya-upaya pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan, ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup dan dapat digunakan untuk mengevaluasi akurasi prediksi dampak yang digunakan dalam kajian AMDAL
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
Minggu, 02 November 2014
Jumat, 10 Oktober 2014
Ruang lingkup dan perkembangan ilmu kimia
Ruang
lingkup dan perkembangan ilmu kimia
1.1
Ruang Lingkup Ilmu Kimia Definisi :
Secara
singkat, Ilmu Kimia adalah ilmu rekayasa materi yaitu mengubah suatu materi
menjadi materi yang lain.
• Secara lengkap, Ilmu Kimia adalah
ilmu yang mempelajari tentang :
A. Susunan
materi = mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap
komponen tersebut.
B. Struktur
materi = mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau
menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan.
C. Sifat
materi = mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat
suatu materi dipengaruhi oleh : susunan dan struktur dari materi tersebut.
D. Perubahan
materi = meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia
(menghasilkan zat baru).
E. Energi yang menyertai perubahan
materi = menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan
asal-usul energi itu
Ilmu Kimia dikembangkan oleh para
ahli kimia untuk menjawab pertanyaan “apa” dan “mengapa”tentang sifat materi yang ada di
alam.
Pengetahuan
yang lahir dari upaya untuk menjawab pertanyaan “apa” merupakan suatu fakta yaitu :
sifat-sifat materi yang diamati sama oleh setiap orang akan menghasilkan
Pengetahuan Deskriptif.
Pengetahuan
yang lahir dari upaya untuk menjawab pertanyaaan “mengapa” suatu materi memiliki sifat
tertentu akan menghasilkan Pengetahuan Teoritis.
Perubahan
Materi dapat dikaji berdasakan:
a. Perubahan
Energi yang menyertainya :
Prosesnya
Perubahan sifat-sifat sebelum dan sesudah mengalami perubahan Diperlukan teori
yang disebut Termodinamika Kimia. Karena dapat diprediksi perubahan materi yang
berlangsung spontan dan perubahan materi yang perlu penanganan lebih lanjut,
serta dapat membangun sumber energi baru seperti baterai, accu, reaktor nuklir,
dan sumber energi baru lainnya.
b. Prosesnya :
Diperlukan
teori yang disebut Kinetika Kimia. Melalui kinetika dapat dipelajari
tahap-tahap perubahan suatu materi untuk mempercepat atau memperlambat
perubahan materi melalui penambahan katalis atau inhibitor.
c. Perubahan
sifat – sifat sebelum dan sesudah mengalami perubahan :
Untuk
mengetahui sifat-sifat materi, dapat dipelajari dari Struktur Materi. Karena
dapat diketahui komposisi materi dan dapat memprediksi sifat-sifat suatu
materi.
Perkembangan
Ilmu Kimia
1. Sekitar tahun 3500 SM, di Mesir Kuno sudah
mempraktekkan reaksi kimia (misal : cara membuat anggur, pengawetan mayat).
2. Pada abad
ke-4 SM, para filosofis Yunani yaitu Democritus dan Aristoteles mencoba
memahami hakekat materi. o Menurut Democritus = setiap materi terdiri dari
partikel kecil yang disebut atom. o Menurut Aristoteles = materi terbentuk dari
4 jenis unsur yaitu : tanah, air, udara dan api.
3. Abad pertengahan
(tahun 500-1600), yang dipelopori oleh para ahli kimia Arab dan Persia. o Kimia
lebih mengarah ke segi praktis. Dihasilkan berbagai jenis zat seperti :
alkohol, arsen, zink asam iodida, asam sulfat dan asam nitrat. o Nama ilmu
kimia lahir, dari kata dalam bahasa Arab (al-kimiya = perubahan materi) oleh
ilmuwan Arab Jabir ibn Hayyan (tahun 700-778).
4. Abad ke-18,
muncul istilah Kimia Modern. Dipelopori oleh ahli kimia Perancis Antoine
Laurent Lavoisier (tahun 1743-1794) yang berhasil mengemukakan hukum kekekalan
massa.
5. Tahun 1803, seorang ahli kimia Inggris
bernama John Dalton (tahun 1766-1844) mengajukan teori atom untuk pertama
kalinya. Sejak itu, ilmu kimia terus berkembang pesat hingga saat ini.
PERGESERAN POSISI KESTIMBANGA
Nama : Irfan Sidik (41614110109)
Nama : Eddy (41614110110)
AZAS LE CHATELIER
Menurut Azas
Le Chatelier tentang PERGESERAN POSISI KESETIMBANGAN
•
A
+ B >> C + D
•
artinya Dari kiri ke kanan, berarti A
bereaksi dengan B memhentuk C dan D, sehingga jumlah mol A dan B berkurang,
sedangkan C dan D bertambah
•
Dari kanan ke kiri, berarti C dan D
bereaksi membentuk A dan B. sehingga jumlah mol C dan D berkurang, sedangkan A
dan B bertambah
Perubahan
Konsentrasi pergeseran posisi kestimbangan
•
Dengan rumus 2SO2(g)
+ O2(g) « 2SO3(g)
•
Jika konsentrasi pereaksi diperbesar maka setimbang akan bergerak
ke kanan.
•
Jika konsentrasi pereaksi diperkecil maka setimbang akan bergerak
ke kiri
perubahan
volume atau tekanan
•
Dengan tumus N2(g)
+ 3H2(g) « 2NH3(g)
•
Setelah itu Bila pada sistem kesetimbangan tekanan
diperbesar = volume diperkecil, maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan
•
Dan Bila pada sistem
kesetimbangan tekanan diperkecil = volume diperbesar, maka kesetimbangan akan
bergeser ke kiri.
Perubahan
suhu
•
Dengan rumus 2NO(g) + O2(g)
« 2NO2(g) dH = -216 kJ
•
Bila pada sistem kesetimbangan subu dinaikkan, maka kesetimbangan
reaksi akan bergeser ke arah yang membutuhkan
kalor (ke arah reaksi endoterm).
•
Bila pada sistem kesetimbangan suhu diturunkan, maka kesetimbangan
reaksi akan bergeser ke arah yang
membebaskan kalor (ke arah reaksi eksoterm).
PERGESERAN POSISI KESETIMBANGAN
PERGESERAN
POSISI KESTIMBANGAN
Nama : Irfan Sidik (41614110109)
Nama : Eddy (41614110110)
AZAS LE CHATELIER
Menurut Azas
Le Chatelier tentang PERGESERAN POSISI KESETIMBANGAN
•
A
+ B « C + D
•
artinya Dari kiri ke kanan, berarti A
bereaksi dengan B memhentuk C dan D, sehingga jumlah mol A dan B berkurang,
sedangkan C dan D bertambah
•
Dari kanan ke kiri, berarti C dan D
bereaksi membentuk A dan B. sehingga jumlah mol C dan D berkurang, sedangkan A
dan B bertambah.
Perubahan Konsentrasi
Perubahan
Konsentrasi pergeseran posisi kestimbangan
•
Dengan rumus 2SO2(g)
+ O2(g) « 2SO3(g)
•
Jika konsentrasi pereaksi diperbesar maka setimbang akan bergerak
ke kanan.
•
Jika konsentrasi pereaksi diperkecil maka setimbang akan bergerak
ke kiri
Perubahan volume atau tekanan
perubahan
volume atau tekanan
•
Dengan tumus N2(g)
+ 3H2(g) « 2NH3(g)
•
Setelah itu Bila pada sistem kesetimbangan tekanan
diperbesar = volume diperkecil, maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan
•
Dan Bila pada sistem
kesetimbangan tekanan diperkecil = volume diperbesar, maka kesetimbangan akan
bergeser ke kiri.
Perubahan suhu
Perubahan
suhu
•
Dengan rumus 2NO(g) + O2(g)
« 2NO2(g) dH = -216 kJ
•
Bila pada sistem kesetimbangan subu dinaikkan, maka kesetimbangan
reaksi akan bergeser ke arah yang membutuhkan
kalor (ke arah reaksi endoterm).
•
Bila pada sistem kesetimbangan suhu diturunkan, maka kesetimbangan
reaksi akan bergeser ke arah yang
membebaskan kalor (ke arah reaksi eksoterm).
Langganan:
Postingan (Atom)