Selasa, 30 September 2014

Ruang lingkup dan perkembangan ilmu kimia

Ruang lingkup dan perkembangan ilmu kimia


1.1 Ruang Lingkup Ilmu Kimia Definisi :
Secara singkat, Ilmu Kimia adalah ilmu rekayasa materi yaitu mengubah suatu materi menjadi materi yang lain.
šSecara lengkap, Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang :
1. Susunan materi = mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut. 
2.Struktur materi = mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan.
3. Sifat materi = mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh : susunan dan struktur dari materi tersebut.
4. Perubahan materi = meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru).
5. Energi yang menyertai perubahan materi = menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.
 Ilmu Kimia dikembangkan oleh para ahli kimia untuk menjawab pertanyaan apadan mengapatentang sifat materi yang ada di alam.
1. Pengetahuan yang lahir dari upaya untuk menjawab pertanyaan “apa” merupakan suatu fakta yaitu : sifat-sifat materi yang diamati sama oleh setiap orang akan menghasilkan Pengetahuan Deskriptif.
2. Pengetahuan yang lahir dari upaya untuk menjawab pertanyaaan “mengapa” suatu materi memiliki sifat tertentu akan menghasilkan Pengetahuan Teoritis
 
 
Perubahan Materi dapat
Perubahan Materi dapat dikaji berdasakan:
Perubahan Energi yang menyertainya :
Prosesnya Perubahan sifat-sifat sebelum dan sesudah mengalami perubahan Diperlukan teori yang disebut Termodinamika Kimia. Karena dapat diprediksi perubahan materi yang berlangsung spontan dan perubahan materi yang perlu penanganan lebih lanjut, serta dapat membangun sumber energi baru seperti baterai, accu, reaktor nuklir, dan sumber energi baru lainnya.
 
Prosesnya:
Diperlukan teori yang disebut Kinetika Kimia. Melalui kinetika dapat dipelajari tahap-tahap perubahan suatu materi untuk mempercepat atau memperlambat perubahan materi melalui penambahan katalis atau inhibitor
 
Perubahan sifat – sifat sebelum dan sesudah mengalami perubahan:
Untuk mengetahui sifat-sifat materi, dapat dipelajari dari Struktur Materi. Karena dapat diketahui komposisi materi dan dapat memprediksi sifat-sifat suatu materi.  
n
Skema bagaimana ilmu kimia di kembangkan
 mengamati > menggolongkan > Menafsirkan data > Menarik kesimpulan umum > merancang dan melakukan eksperimen > menciptakan teori

 Perkembangan Ilmu Kimia

1. Sekitar tahun 3500 SM, di Mesir Kuno sudah mempraktekkan reaksi kimia (misal : cara membuat anggur, pengawetan mayat).
2. Pada abad ke-4 SM, para filosofis Yunani yaitu Democritus dan Aristoteles mencoba memahami hakekat materi. o Menurut Democritus = setiap materi terdiri dari partikel kecil yang disebut atom. o Menurut Aristoteles = materi terbentuk dari 4 jenis unsur yaitu : tanah, air, udara dan api.
3. Abad pertengahan (tahun 500-1600), yang dipelopori oleh para ahli kimia Arab dan Persia. o Kimia lebih mengarah ke segi praktis. Dihasilkan berbagai jenis zat seperti : alkohol, arsen, zink asam iodida, asam sulfat dan asam nitrat. o Nama ilmu kimia lahir, dari kata dalam bahasa Arab (al-kimiya = perubahan materi) oleh ilmuwan Arab Jabir ibn Hayyan (tahun 700-778).
4. Abad ke-18, muncul istilah Kimia Modern. Dipelopori oleh ahli kimia Perancis Antoine Laurent Lavoisier (tahun 1743-1794) yang berhasil mengemukakan hukum kekekalan massa.
5. Tahun 1803, seorang ahli kimia Inggris bernama John Dalton (tahun 1766-1844) mengajukan teori atom untuk pertama kalinya. Sejak itu, ilmu kimia terus berkembang pesat hingga saat ini.