Kamis, 08 Januari 2015

REVIEW JURNAL BIO ENERGI BERBASIS JAGUNG DAN PEMANFAATAN LIMBAHNYA



Review jurnal dari :
Bio Energi Berbasis Jagung dan Pemanfaatan Limbahnya
Teguh Wikan Widodo, A. Asari, Ana N.dan Elita, R.
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong
Badan Litbang Pertanian, Departemen Pertanian
Tromol Pos 2 Serpong, Tangerang 15310 BANTEN
Tel.: (021) 537 6780, Fax: (021) 537 6784
Abstrak
Berdasarkan karakteristik fisik dan kimianya, tanaman jagung (Zea mays) memiliki banyak kegunaan, berpotensi sebagai sumber bio energi dan produk samping yang bernilai ekonomis tinggi. Pemanfaatan jagung dan limbahnya sebagai sumber bio energi dengan teknologi konversi energi yang ada saat ini, di antaranya adalah (1)sebagai bahan bakar tungku untuk proses pengeringan atau pemanasan, (2) sebagai bahan bakar padat untuk proses pirolisis dan gasifikasi, (3) sebagai bahan baku pembuatan ethanol dan (4) sebagai bahan baku potential pembuatan biodiesel. Meskipun pemanfaatan limbah jagung dan turunan produk berbahan baku jagung sebagai sumber energi terbarukan cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Pemanfaatan limbah jagung masih menghadapi banyak kendala seperti lokasi produksi jagung yang tersebar dan densitas kamba yang kecil sehingga biaya transportasi untuk mengumpulkan bahan baku cukup tinggi. Keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas tanaman jagung, diperlukan pula diversifikasi pemanfaatan produknya agar nilai ekonomisnya meningkat.
Kata kunci :Teknologi Konversi, energi terbarukan, biomasa, jagung
1.                 Pendahuluan
Kenaikan harga bahan bakar minyak dan menipisnya cadangan sumberminyak bumi di Indonesia dapat menjadi penghambat pembangunan pertanian berkelanjutan. Atas dasar masalah tersebut, maka diperlukan upaya untuk mencari sumber-sumber energi alternatif. Salah satu potensi energi alternatif adalah limbah biomasa yang dihasilkan dari aktivitas produksi pertanian yang jumlahnya sangat besar.
Biomasa bersifat mudah didapatkan, ramah lingkungan dan terbarukan. Potensi limbah biomassa terbesar adalah dari limbah kayu hutan, kemudian diikuti oleh limbah padi, jagung, ubi kayu, kelapa, kelapa sawit dan tebu. Secara keseluruhan potensi energi limbah biomassa Indonesia diperkirakan sebesar 49.807,43 MW. Dari jumlah tersebut, kapasitas terpasang hanya sekitar 178 MW atau 0,36% dari potensi yang ada (Hendrison, 2003; Agustina, 2004). Selain sebagai sumber energi biomasa, limbah jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak dan pupuk kompos.

2.                   Potensi Limbah Jagung Untuk Energi Terbarukan
Jagung (Zea mays) adalah merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia. Pada tahun 2006, luas panen jagung adalah 3,5 juta hektar dengan produksi rata-rata 3,47ton/ha, produksi jagung secara nasional 11,7 juta ton. Menurut Prasetyo (2002) limbah batang dan daun jagung kering adalah 3,46 ton/ha sehingga limbah pertanian yang dihasilkan sekitar 12.1juta ton. Dengan konversi nilai kalori 4370 kkal/kg (Sudradjat, 2004) potensi energi limbah batang dan daun jagung kering sebesar 66,35 GJ. Namun, limbah jagung memiliki banyak kegunaan,diantaranya adalah untuk pakan ternak, dalam hal ini pemerintah telah mencanangkan program pengembangan peternakan secara terintegrasi (Crop Livestock System/CLS). penggunaan tongkol jagung untuk keperluan bahan bakar sekitar 90% sedangkan limbah batang dan daun sekitar 30% dari potensi yang ada.

3.                   Bentuk-bentuk energi terbarukan dari jagung
                                                Sumber energi terbarukan yang berasal dari komoditas jagung di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal. Studi mengenai pengembangan potensi sumber energi terbarukan yang berasal dari komoditas jagung telah dilakukan di berbagai negara. Potensi pemanfaatan dan pengembangan sumber energi terbarukan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
·         Bahan bakar padat
Sifat tongkol jagung yang memiliki kandungan karbon yang tinggi.
·         Bahan padat untuk proses pirolisa dan gasifikasi
Gas yang terbentuk dapat dipergunakan untuk menghasilkan udara panas, menggerakkan motor atau membangkitkan tenaga listrik.
·         Ethanol dan 2,3 butanadiol
Biomasa mengandung selulosa dan hemiselulosa. Produk akhir dari hidrolisaselulosa adalah glukosa. Glukosa dikenal sebagai gula dengan 6 gugus karbon (dapatdifermentasi) sedangkan bagian hemiselulosa adalah D-xylosa adalah gula dengan 5 gugus karbon.D-xylosa adalah jumlah gula nomor dua terbanyak di alam dan bahan potensial untuk makanan dan bahan bakar.
·         Biodiesel
Biodiesel merupakan alternative energi bahan bakar solar yang sumber-sumbernya berasal dari minyak sayur (vegetable oil) dan lemak hewani (animal fat). Minyak dan lemak secara umum bersifat water-insoluble; namun terdapat kandungan bahan-bahan hydrophobic yang berasal glycerol dan fatty acids yang dikenal dengan nama triglycerides (Ma & Hanna,1999). Secara umum ada empat cara pemanfaatan dan pembuatan biodiesel, yaitu: (1)minyak digunakan langsung atau sebagai bahan campuran, (2) microemulsi, (3)
pirolisa, (4) transesterifikasi (Ma & Hanna,1999)
·         Pemanfaatan limbah jagung dan pengembangan produk samping
Jagung memiliki banyak kegunaan, diantaranya yaitu: daun sebagai hijauan pakan ruminansia, biji jagung sebagai sumber energi ternak unggas, sedangkan limbah jagung lainnya seperti kulit jagung, bonggol jagung dan dedak jagung dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pemanfaatan tongkol jagung untuk pakan ternak melalui proses fermentasi dengan cara mencampur tongkol jagung dengan bakteri trikoderma dan gula pasir (Prasetyo, 2002; Ditjen. Peternakan, 2003).

Beberapa ragi seperti Candida polymorpha dan Pichia miso secara aerob dapat merubah D-xylose mejadi xylitol sebagai produk utamanya dengan efisiensi  konversi mencapai 90%. Penemuan ini membanggakan karena xylitol adalah suatu gula alkohol yang merupakan pemanis alami yang terdapat dalam jumlah kecil pada berbagai varietas buah-buahan dan sayuran. Xylitol tidak membentuk asam dan digunakan sebagai gula substitusi bagi penderita diabetes. Xylitol sering dipakai sebagai bahan permen karet dan pasta gigi.

4.                   Kesimpulan
Dapat di simpulkan bahwa manfaat tanaman jagung sangant lah banyak dan memiliki kandungan-kandungan yang sangat bermanfaat untuk kita

5.                   Daftar Pustaka
Agustina, S. E. 2004. Biomass Potential as Renewable Energy Resources in Agriculture. Proceedings of International Seminar on Advanced Agricultural Engineering and Farm Work Operation. Bogor, 25-26 August 2004.

Alkuino E.L. 2000. Gasifying farm wastes as source of cheap heat for drying paddy and corns. International Rice Research Organisation. Philipines.

Anon. 2002. Melirik Ethanol Sebagai Alternatif Bahan Bakar. http://www.indomedia.com/Intisari/2002/01/khas_infotekno_tebar1.htm

Aye, L., Charters W.W.S., Suwono, A. 1999. Biomass Fuels and Usage Patterns in Australia. Proceeding International Power and Energy Conference (INT-PEC). 26 Nov−6 Dec 1999.

Ditjen. Pengembangan Peternakan, Dirjen. Bina Produksi Peternakan, Departemen Pertanian, 2003. Pengembangan Kawasan Agribisnis Berbasis Peternakan. http://www.bangnak.dijennak.go.id/

Euken, Jill and Sullivan, Tim. Using Corn Cob Creatively. www.ciras.iastate.edu/iof

Hendrison M., Rahayu Dwi Hartati, Endang Lestari. 2003. Untung Rugi Indonesia Meratifikasi Protokol Kyoto Ditinjau Dari Sektor Energi. Majalah P3TEK. http://www.p3tek.com/content/publikasi/2003/publikasi03.htm

ARTIKEL PENTINGNYA ISO 14001 UNTUK PERUSAHAAN INDUSTRI



PENTINGNYA ISO 14001 UNTUK PERUSAHAAN INDUSTRI
           
 Hal yang terpenting dari keseimbangan antara lingkungan kerja, lingkungan itu sendiri dengan limbah. Sebab itu ada nya peranan dari ISO 14001
1.      Kenapa Sangat Penting ISO 14001?
Tujuan secara menyeluruh dari penerapan SML ISO 14001 sebagai standar internasional yaitu untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan sosial ekonomi. Manajemen lingkungan mencakup suatu rentang isu yang lengkap meliputi hal-hal yang berkaitan dengan strategi dan kompetisi. Penerapan yang berhasil dari ISO 14001 dapat digunakan perusahaan untuk menjamin pihak yang berkepentingan bahwa Sistem Manajemen Lingkungan yang sesuai tersedia.
2.      Apa yang biasa di atur ISO 14001
Kita bisa melihat yang faktor paling berdampak negatif bagi lingkugan secara luas seperti:
·         Limbah
·         Efek suara bising
·         Emisi
·         Ekologi
·         Keselamatan
·         Bahan material
·         pengambilan keputusan
·         dan lain-lain
Apabila perusahaan mau menerapkan ISO 14001, maka perlu mempersiapkan beberapa hal, yakni :
·         Melakukan identifikasi dan evaluasi seluruh aspek dan dampak lingkungan dari kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan
·         Membuat kebijakan lingkungan berdasarkan aspek lingkungan yang diidentifikasi
·         Menentukan tujuan dan sasaran lingkungan sesuai dengan kebijakan lingkungan
·         Membuat program-program lingkungan  untuk mencapai tujuan dan  sarakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan
·         Melakukan audit dan evaluasi program secara berkala
·         Melakukan perbaikan manajemen secara berkesinambungan (continual improvement) apabila dalam suatu audit ditemukan adanya penyimpangan.

Keuntugan dengan menjalankan program ini adalah :
·         keuntugan potensial langsung
ü  Reduksi dalam pembuagan sisa
ü  Menghindari kecelakaan dan tindakan darurat
ü  Menghindari klaim/ tuntutan
ü  Menghindari pertangungjawaban seseorang
ü  Menghindari denda pinalti
ü  Reduksi dalam keluhan dan tindak lanjutnya
ü  Reduksi dalam pengunan
ü  Reduksi dalam pengunaan sumbe daya material
ü  Reduksi dalam pengunaan energi

·         Keuntungan potensial tidak langsung
ü  Hubungan yang lebih baik dengan masyarakat
ü  Meningkatkan kemampuan pemasaran
ü  Mengembangkan moral karyawan
ü  Meningkatkan citra perusahaan

Manfaat bagi kesehatan lingkungan  di wilayah industri adalah untuk menjaga kelangsungan hidup tumbuhan dan binatang dalam kondisi terbaik yang paling mememungkinkan. Pengelolaan lingkungan dalam sertifikasi ISO mungkin hanya merupakan satu langkah kecil, namun demikian proses ini akan berkembang dan meningkat sejalan dengan bertambahnya pengalaman, penciptaan, pencatatan, dan pemeliharaan dari sistem yang diperlukan untuk sertifikasi yang diharapkan dapat membantu kondisi lingkungan. Selain itu dampak positif terbesar terhadap lingkungan adalah  berkurangnya pencemaran lingkungan dengan adanya persyaratan dalam sertifikasi ISO untuk menurunkan penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya serta pengurangan limbah berbahaya.
Sebagai regulator sudah semestinya pemerintah baku menetapkan pengelolaan tersebut, tidak ada nilai tawar bagi pemerintah yang mengesahkan, semua yang mencemarkan lingkugan harus di tindak, karena kekuatan  dari pemerintah sangat kuat untuk menjadi monitoring dalam pemantauan program ini, dan sepertinya juga sudah cukup pembalakan liar, pembakaran hutan, pencemaran limbah. Sudah saat nya kita yang merubah untuk negara menjadi lebih baik, lebih besih, lebih sehat, dan lebih asri.

               

Referensi :
1. jurnal analisa siste menejemen lingkugan (ISO 14001)dalam kemungkinan implementasinya oleh para kontraktor kelas A di surabaya. ( Dimensi teknik sipil ,Vol 4 septeber 2002 )
2. Jurnal of construction enginering and management A.sce may/ june 2004. (Enviromental Management system EMS and ISO 140001 certification for construction firms)

Sabtu, 03 Januari 2015

Ikatan ion dan Senyawa ionik

IKATAN ION Pada ikatan ionik, terjadi transfer elektron dari satu atom ke atom lainnya. Oleh karena berpindahnya elektron, maka ada atom yang kedapatan elektron menjadi bermuatan negatif, sedangkan atom yang kehilangan elektron akan bermuatan positif.[1] Jika atom ketambahan elektron, maka atom tersebut menjadi ion negatif atau dikenal dengan istilah anion. Sedangkan jika atom kehilangan elektron, maka atom tersebut menjadi ion positif atau kation.[2] Karena adanya perbedaan muatan antar ion (ion positif dan ion negatif), maka ion positif dan negatif akan saling tarik menarik oleh gaya elektrostatik. Kejadian inilah yang merupakan dasar dari ikatan ionik Proses Terbentuknya Ikatan ion : Proses terbentuknya ikatan ionik dicontohkan dengan pembentukan NaCl. Natirum (Na) dengan konfigurasi elektron (2,8,1) akan lebih stabil jika melepaskan 1 elektron sehingga konfugurasi elektron berubah menjadi (2,8). Sedangkan Klorin (Cl), yang mempunyai konfigurasi (2,8,7), akan lebih stabil jika mendapatkan 1 elektron sehingga konfigurasinya menjadi (2,8,8). Jadi agar keduanya menjadi lebih stabil, maka natrium menyumbang satu elektron dan klorin akan kedapatan satu elektron dari natrium.Ketika natrium kehilangan satu elektron, maka natrium menjadi lebih kecil. Sedangkan klorin akan menjadi lebih besar karena ketambahan satu elektron. Oleh karena itu ukuran ion positif selalu lebih kecil daripada ukuran sebelumnya, namun ion negatif akan cenderung lebih besar daripada ukuran sebelumnya. Ketika pertukaran elektron terjadi, maka Na akan menjadi bermuatan positif (Na+) dan Cl akan menjadi bermuatan negatif (Cl-). Kemudian terjadi gaya elektrostatik antara Na+ dan Cl- sehingga membentuk ikatan ionik. * KEUNIKAN IKATAN ION 1. Ikatan ionik terbentuk antara ion logam (ion positif) dan ion non-logam (ion negatif). 2. Penamaan ikatan ionik sederhana dimulai dari nama logam, kemudian diikuti nama non-logam penyusunnya. Contohnya: natrium klorida. 3. Ikatan ionik mudah larut dalam air dan pelarut polar lainnya. 4. Senyawa ionik mudah sekali menghantarkan listrik jika dalam larutan. 5. Senyawa ionik cenderung membentuk kristal solid dengan titik leleh yang tinggi. * Sifat-sifat Ikatan Ion : 1. Pada wujud liquid dan aqua dapat menghantarkan listrik 2. Padat tapi rapuh 3. Titik didih kuat 4. Pada wujud solid tidak dapat menghantarkan listrik * Contoh mengenai ikatan ionik magnesium oksida 1. Magneslum Oksida Sekali lagi, terbentuk struktur gas mulia, dan magnesium oksida berikatan satu sama lain melalui dayatarik yang sangat kuat antara kedua ion. Ikatan ionik yang terbentuk lebih kuat dibandingkan dengan ikatan ionik pada natrium klorida karena pada kondisi ini kamu memiliki ion 2+ yang menarik ion 2-. Muatan lebih besar, dayatarik lebih besar. * Beberapa ion yang lazim dijumpai yang tidak memiliki struktur gas mulia Kamu dapat menjumpai beberapa ion berikut pada pelajaran tingkat dasar. Semua ion tersebut bersifat sangat stabil, tetapi tidak satupun yang memiliki struktur gas mulia. - Fe3+ [Ar]3d5 - Cu2+ [Ar]3d9 - Zn2+ [Ar]3d10 - Ag+ [Kr]4d10 - Pb2+ [Xe]4f145d106s2 1. Senyawa Ionik, Sifat-Sifat nya : Senyawa ionik merupakan senyawa kimia yang berikatan ionik. Senyawa ionik biasanyaterbentuk antara atom-atom unsur logam dan non logam. Atom unsur logam cenderungmelepas elektron membentuk ion positif, dan atom unsur non logam cenderung menangkapelektron membentuk ion negatif. Senyawa ionik terbentuk karena tarikan antara dua ion yangberbeda muatan. Pada strukturnya dituliskan dengan menuliskan perbandingan unsur penyusunnya dalam bilangan yang paling sederhana. Apabila melarut maka akan terbentuk ion-ion positip dan negatip. Adapun contoh senyawa ionik adalah garam NaCl * Senyawa ionik dapat dibagi menjadi 4 bagian yaitu : 1. Senyawa ionik sederhana, yaitu senyawa ionik yang mengandung ion-ion yang terdiri dari satu atom. Misalnya: NaCl, MgCl2, Na2O dan MgO. 2. Senyawa ionik yang mengandung kation sederhana dan anion poliatomik. Misalnya K2SO4, NaNO3 dan K2[HgI2]. 3. Senyawa ionik yang mengandung kation poliatomik dan anion sederhana. Misalnya: NH4Cl, N(CH3)4Br dan [Ag(NH3)2]Cl. 4. Senyawa ionik yang mengandung anion dan kation poliatomik. NH4NO3, (NH4)2SO4 dan [Co(NH3)6][Cr(CN)6] SIFAT-SIFAT SENYAWA IONIK 1.Struktur/susunan kristal Dalam keadaan padat, senyawa ionis terdapat dalam bentuk kristal dengan susunan tertentu. Penafsiran terhadap hasil difraksi sinar-X pada senyawa ion dapat memberi petunjuk mengenai susunan internal dari kristal ion tersebut. Misalnya pada kristal NaCl dapat diketahui bahwa setiap ion Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl-, dan setiap ion Cl- juga dikelilingi oleh 6 ion Na+ 2. Isomorf Senyawa-senyawa ion yang mempunyai susunan yang mirip satu sama lain seperti NaCl dan KNO3 mempunyai bentuk kristal yang sama yang disebut isomorf. Di samping itu terdapat pula senyawa-senyawa yang mempunyai muatan ion berbeda, tetapi mempunyai susunan kristal yang sama, misalnya NaF dan MgO, CaCl2 dan K2S masing-masing mempunyai susunan kristal yang sama. Fakta tersebut dapat dijelaskan dengan meninjau konfigurasi elektron ion-ion penyusun kristal tersebut. 3. Daya hantar listrik Baik dalam keadaan cair (meleleh) maupun dalam larutannya senyawa ionis dapat menghantarkan arus listrik. 4. Titik leleh dan titik didih Ion positif dan ion negative pada senyawa ionis, terikat satu sama lain oleh gaya elektrostatis yang sangat kuat. Untuk memisahkan ion-ion tersebut baik yang terdapat dalam bentuk kristal maupun dalam bentuk cairnya, diperlukan energy yang cukup besar, yang mengakibatkan titik leleh dan titik didih senyawa ionis juga tinggi. 5.Kelarutan Pada umumnya senyawa ionis larut dalam pelarut yang mengandung gugs OH- seperti H2O dan C2H5OH yang merupakan senyawa kovalen polar, sedangkan senyawa kovalen larut dalam pelarut nonpolar. 6. Reaksi ion Pada reaksi senyawa ionis, ion-ion tidak tergantung pada ion pasangannya, misalnya bila NaCl dan AgNO3 (dalam larutan) dicampurkan, maka segera terbentuk endapan AgCl. Reaksi yang terjadi adalah :  Ag+(aq) + Cl-(aq) AgCl (s) 7. Keras, kaku dan rapuh

Benda dan Segenap Makna Fisik dan Kimiawi

Benda dengan Segenap Makna Fisik dan Kimiawi Dalam menelaah segala ciptaan di Bumi dan sekitarnya ini perlu dipahami bahwa segenap pengada, baik yang ragawi maupun insani pada dasarnya memperlihatkan sifat fisik dan kimiawi. Gambaran Umum 1. Misalnya 02 (oksigen) dan CO2 (karbondioksida) keduanya dikenal sebagai bahan kimia, tetapi keberadaannya sebagai gas, baik gas oksigen maupun gas karbondioksida merupakan benda secara fisik. 2. Dalam tubuh makhluk hidup , termasuk manusia perwujudnannya memang fisik sebagai pengada insani lain, tetapi dalam kehidupannya segala proses yang terjadi bersifat fisik maupun kimia(metabolisme). Pemilahan Benda Benda adalah pengada ragawi nir hidup (abiota) yang sering salah disebut sebagai benda mati, karena sesuatu yang mati , sedangkan benda nir hidup adalah benda yang memang tidak pernah hidup.Benda dapat dipilah-pilah sebagai benda padat, cair dan gas. Benda Padat 1. Adalah suatu benda yang tersusun atas molekul yang sangat rapat dan memiliki bentuk utuh dan kaku. 2. Sifatnya, bentuknya tetap dan volume tetap. 3. Benda padat terdiri atas benda padat alami (natural) dan benda padat buatan (artifisial).Beberapa contoh benda padat natural adalah tanah, batu kristal. Benda buatan disebut artifisial karena wujudnya tidak ada di alam, tetapi dihasilkan dari Alam seperti plastik, kertas, karet dan lain sebagainya Benda Cair Benda cair yang sering kita pakai yang berbahaya bagi lingkungan 1. Penggunaan bahan bakar fosil dalam proses pembakaran mesin. 2. Penggunaan oli pada pelumasan mesin. 3. Air bekas yang terkontaminasi deterjen. Benda Gas 1. Adalah suatu benda yang tersusun atas molekul yang sangat renggang kerapatannya. 2. Sifatnya, bentuknya berubah-ubah dan volumenya berubah-ubah, menempati seluruh ruangan, tidak bisa dilihat tapi bisa dinikmati. Benda Gas Benda gas yang sering kita pakai yang berbahaya bagi lingkungan 1. Penggunaan pengharum ruangan ataupun parfum semprot yang mengandung CFC/Freon. 2. Asap rokok yang dihirup.

macam-macam kebutuhan psikolog manusia

a. Kebutuhan Dasar Psikologi Kebutuhan dasar psikologi merupakan kebutuhan untuk bertahan hidup misalnya makanan, minuman, air, istirahat, sex, dan sumber penghasilan untuk mengurus anak. Baik manusia maupun hewan memiliki kebutuhan-kebutuhan ini, tapi Maslow mempertimbangkan bahwa mempelajari binatang tidak bisa membuat member pemahaman yang baik terhadap motivasi manusia karena binatang memiliki motivasi yang kecil. Maslow berate bahwa, “ Begitu banyak penemuan datri penelitian terhadap binatang memang tepat untuk binatang tapi tidak untuk manusia. Tidak ada alasan kita meneliti binatang jika kita ingin memahami manusia”. b. Kebutuhan Rasa Aman Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan dasar psikologis seperti perlindungan dari bahaya, keamanan, perlindungan, stabilitas, struktur dan batas. Kebutuhan ini menjadi langkah yang harus dipenuhi untuk mencapai kebutuhan-kebutuhan lainnya. Sifat dasar dari kebutuhan rasa aman bisa kita pelajari dari bayi dan anak-anak karena mereka membutuhkan rasa aman ini lebih sederhana dan jelas dibandingkan ndengan orang dewasa. Anak kecil lebih sensitif dengan keadaan luar yang mengganggunya seperti suara yang terlalu kerasa atau cahaya yang terlalu menyilaukan. Pada orang dewasa kebutuhan ini memotivasinya untuk mencari kerja atau menabung uang c. Kebutuhan Pengakuan dan Kasih Sayang Kebutuhan ini berhubungan dengan kebutuhan memiliki hubungan perasaan dengan orang lain. Manusia butuh untuk disuakai, disayangi, direspon, dan diakui. Maslow pun menyebutkan bahwa tidak terpenuhinya kebutuhan ini menyebabkan maladjustment. Menurut pandangannya cinta dan seks tidak memiliki persamaan dalam psikologi, walaupun dalam kenyataannya perilaku seksual tidak ditentukan oleh kebutuhan seksual saja tetapi juga oleh kasih sayang dan perasaan. Dan kebutuhan akan kasih sayang itu di dalamnya termasuk kebutuhan untuk menyayangi dan disayangi. d. Kebutuhan Penghargaan Penghargaan yang tertinggi yaitu penghargaan terhadap diri sendiri yang dibangun dari pencapaiaan, self-respect, self-sufficiency (berkecukupan), dan kebebasan. Penghargaan terendah datang dari respek orang lain terhadap apa yang kita capai termasuk perhatian status dan apresiasi. kebutuhan akan penghargaan bersifat kontinu berbeda dengan kebutuhan akan kasih sayang yang bersifat insidental. Kebutuhan ini memiliki dua kategori diantaranya: 1. Kebutuhan untuk pencapaian prestasi, kompetensi, kebebasan dan rasa kecukupan. 2. Kebutuhan untuk reputasi dan martabat, yaitu penghargaan dari orang lain meliputi pengakuan, perhatian, dan kedudukan. e. Kebutuhan Kognitif Menurut Maslow (1943) “Keinginan untuk tahu dan mengerti adalah conative, yang harus dilakukan dengan usaha-usaha tertentu, dan kebutuhan ini diperlukan layaknya kebutuhan dasar”. Maslow tidak begitu jelas mengapa menempatkan kebtuhan kognitif ini diurutan atas dalam hierarki kebutuhannya, tapi pastinya kebutuhan ini ditempatkan setelah kebutuhan akan kasih sayang dan penghargaan dan sebelum kebutuhan untuk aktualisasi diri. Pengetahuan menjadi prasyarat untuk mengaktualisasikan diri karena jumlah pengetahuan sangat penting untuk motivasi mengembangkan potensi dan perencanaan hidup. Ketika individu mengetahui dengan pasti petunjuk dimana aktualisasi diri ditemukan, aktualisasi diri membantu memotivasi untiuk mengikuti belajar tambahan. Menurut Maslow, proses pembelajaran dan pemahaman itu tidak memiliki arti apa-apa jika tidak ditanamkan. f. Kebutuhan Estetika Kebutuhan estetika meliputi kebutuhan akan keindahan, kesenian, musik, yang merupakan bagian dari aspirasi tertinggi dari individu. Kebutuhan ini akan muncul jika kebutuhan-kebutuhan yang lain sudah terpenuhi. Melalui kebutuhan inilah individu dapat mengembangkan kreativitasnya. g. Kebutuhan Aktualisasi Diri Aktualisasi diri adalah realisasi dari keseluruhan potensi yang ada pada manusia. Maslow menyamakan “aktualisasi diri” dengan pertumbuhan motivasi. Maslow berpendapat bahwa manusia dimotivasi untuk menjadi segala sesuatu yang dia mampu. Walaupun kebutuhan lain terpenuhi tapi apabila kebutuhan akan aktualisasi diri tidak terpenuhi, tidak mengembangkan atau tidak mampu menggunakan kemampuan bawaannya secara penuh, maka sindividu akan mengalami kegelisahan, ketidaksenangan, atau frustasi. Maslow mengemukakan bahwa seorang musikus harus membuat musik, seorang pelukis harus melukis. Apabila seorang musikus bekerja sebagai seorang akuntan maka dia akan mengalami kegagalan dalam memenuhi aktualisasi dirinya.

Selasa, 30 Desember 2014

AMDAL

Amdal adalah “analisa mengenai dampak lingkungan” kajian mengenai dampak kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi prosespengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. Amdal juga bisah dikatakakan proses pengkajian terpadu Yang mempertimbangkan aspek ekologi,sosial-ekonomi, dan sosial-budaya sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencanausaha atau kegiatan Apa itu RKL : RKL adalah bagian dari dokumen amdal yang membuat upaya-upaya untuk mencegah, mengendalikan dan menanggulangi dampak penting lingkungan hidup yang bersifat negatif serta memaksimalkan dampak positif dirumuskan berdasarkan hasil arahan dasar-dasar pengelolaan dampak yang dihasilkan dari kajian AMDAL Manfaat Amdal : 1. bagi masyarakat a) Menghindari perusakan lingkungan hidup seperti timbulnya pencemaran air,  pencemaran udara, kebisingan, dan lain sebagainya. Sehingga tidak mengganggu kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat.  b) Menghindari pertentangan yang mungkin timbul, khususnya dengan masyarakat dan proyek -proyek lain. c) Mencegah agar potensi sumber daya yang dikelola tidak rusak. d) Mencegah rusaknya sumber daya alam lain yang berada diluar lokasi proyek,  baik yang diolah proyek lain, masyarakat, ataupun yang belum diolah 2. Bagi pemilik modal a) Menentukan prioritas peminjaman sesuai dengn misinya.  b) Melakukan pengaturan modal dan promosi dari berbagai sumber modal. c) Menghindari duplikasi dari proyek lain yang tidak perlu. d) Untuk dapat menjamin bahwa modal yang dipinjamkan dapat dibayar kembali oleh proyek sesuai pada waktunya, sehingga modal tidak hilang. 3. bagi Pemilik Proyek a) Melihat masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi dimasa yang akan datang.  b) Melindungi proyek yang melanggar undang –undang atau peraturan yang  berlaku. c) Mempersiapkan cara-cara pemecahan masalah yang akan dihadapi dimasa yang akan datang. d) Melindungi proyek dari tuduhan pelanggaran atau suatu damoak negatif yang sebenarnya tidak dilakukan. 4. Bagi masyarakat a) Mengetahui rencana pembangunan didaerahnya.  b) Turut serta dalam pembangunan di daerah sejak awal. c) Mengetahui kewajibannya dalam hubungan dengan proyek tersebut. d) Memahami hal ihwan mengenai proyek secara jelas akan ikut menghindarkan timbulnya kesalahpahaman. 5. Bagi penelitian dan ilmuan a) Kegunaan didalam penelitian.  b) Kegunaan didalam analisis kemajuan dan ilmu pengetahuan. c) Kegunaan didalam meningkatkan keterampilan didalam penelitian dan meningkatkan pengetahuan. kriterial Wajib Amdal Kriteria ini hanya diperlukan bagi proyek-proyek yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan yang pada umumnya terdapat pada rencana-rencana kegiatan  berskala besar, kompleks serta berlokasi di daerah yang memiliki lingkungan sensitif.Jenis-jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL dapat dilihat pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: 17 tahun 2001 tentang Jenis Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi dengan AMDAL. Apa Itu RKL : RKL adalah dokumen yang membuat program-program pemantauan untuk melihat perubahan lingkungan yang disebabkan oleh dampak-dampak yang berasal dari rencana kegiatan. Hasil pemantauan ini digunakan untuk mengevaluasi efektifitas upaya-upaya pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan, ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup dan dapat digunakan untuk mengevaluasi akurasi prediksi dampak yang digunakan dalam kajian AMDAL SEKIAN DAN TERIMA KASIH